Padasan, 6 Mei 2026 — Dewan Pengurus Pusat Ikatan Santri, Alumni dan Simpatisan Pesantren Al Barokah (DPP IKTIBAR) menyelenggarakan kegiatan MADINA (Masa Dedikasi Santri dan Alumni) yang ditujukan khusus bagi siswa-siswi kelas XII MA Al Barokah. Kegiatan ini berlangsung di ruang PBM MA Al Barokah pada Rabu (6/5) dan diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta yang akan segera memasuki masa purna pembelajaran di lingkungan madrasah dan pesantren.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Biro Pendidikan Nun Moh. Ilyas Mubarokurrrohman, S.Pd, Kepala Madrasah Aliyah Al Barokah Bapak Abdul Wahed, M.Pd.I, Pembina DPP IKTIBAR Bapak H. Khalili, M.Pd.I, serta Ketua Umum DPP IKTIBAR Bapak Fauzan Khairi, M.Pd.I. Turut hadir pula segenap pengurus DPP IKTIBAR bagian kaderisasi, Ikatan Keluarga Mahasiswa Al Barokah (IKMAL), serta seluruh siswa-siswi kelas XII MA Al Barokah.
Kegiatan MADINA ini merupakan program yang digagas oleh Divisi Kaderisasi DPP IKTIBAR sebagai bentuk kepedulian terhadap para santri yang akan segera menyelesaikan masa belajarnya. Program ini menjadi wadah pembinaan sekaligus penguatan nilai-nilai kepesantrenan dan kealumnian, agar para siswa tetap memiliki keterikatan emosional dan spiritual dengan pesantren serta para guru setelah mereka lulus.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diisi dengan berbagai materi penting yang relevan dengan pembentukan karakter santri dan alumni. Materi tersebut meliputi Ke-Iktibaran, Ke-Pesantrenan, dan Ke-Alumnian. Setiap materi disampaikan dengan tujuan memperkuat rasa memiliki, loyalitas, serta tanggung jawab moral terhadap almamater. Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga silaturahmi dengan para guru dan terus berkontribusi bagi pesantren di masa yang akan datang.
Adapun tujuan utama dari penyelenggaraan kegiatan MADINA ini adalah untuk membekali siswa-siswi kelas XII dengan pemahaman yang matang mengenai peran mereka sebagai santri dan calon alumni. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai dedikasi, memperkuat identitas kepesantrenan, serta mendorong lahirnya alumni yang aktif, berakhlak, dan memiliki komitmen tinggi dalam menjaga nama baik serta keberlangsungan pesantren Al Barokah. Selain itu, MADINA diharapkan mampu menjadi jembatan penghubung antara santri, alumni, dan lembaga, sehingga tercipta sinergi yang berkelanjutan dalam pengembangan pesantren.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para siswa-siswi kelas XII MA Al Barokah tidak hanya siap menghadapi jenjang kehidupan berikutnya, tetapi juga tetap membawa nilai-nilai pesantren dalam setiap langkah mereka. MADINA menjadi bukti nyata komitmen DPP IKTIBAR dalam mencetak generasi alumni yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat dalam spiritual dan loyal terhadap almamater.



